Sebagai komponen pelaksana, jika silinder hidrolik tidak berfungsi, hal ini tidak hanya memengaruhi gerakan mekanis, tetapi juga dapat menyebabkan perhentian peralatan dan mengganggu efisiensi produksi. Berdasarkan pengalaman bertahun-tahun dalam sistem hidrolik, kami akan menganalisis secara sistematis penyebab umum agar membantu Anda dengan cepat mengidentifikasi dan mengatasi gangguan.
I. Daya pasokan oli dari pompa hidrolik tidak mencukupi
Pompa hidrolik merupakan sumber tenaga dari seluruh sistem, yang bertugas mengubah energi mekanik menjadi energi hidrolik untuk menggerakkan silinder. Jika tekanan dan aliran yang dihasilkan oleh pompa hidrolik tidak mencukupi, silinder tidak akan mampu menghasilkan dorongan yang cukup, bergerak lambat, atau bahkan sama sekali tidak bergerak.
�� Penyebab kondisi ini meliputi: keausan bodi pompa, kebocoran internal yang parah, hisapan oli pada pompa yang buruk, atau masalah kualitas oli.
2. Sticking atau kerusakan katup kontrol arah yang menyebabkan perpindahan sirkuit oli tidak tepat
Fungsi katup kontrol arah adalah mengatur aliran oli menuju silinder. Jika spool macet, alur tersumbat kotoran, seal mengalami penuaan, atau bahkan kumparan elektromagnetik gagal, maka silinder tidak akan menerima sinyal sirkuit oli yang benar dan akibatnya tidak dapat melakukan gerakan.
⚠️ Jenis masalah ini paling sering terjadi di lapangan. Misalnya, spool yang macet atau kebocoran internal akan membuat sistem tampak memiliki tekanan tetapi silinder tetap tidak bergerak.
III. Sistem Terkontaminasi Udara atau Fluida Hidrolik
Ketika udara masuk ke dalam sistem hidrolik, karena udara merupakan medium yang dapat dimampatkan, hal ini menyebabkan fenomena 'pedal lembek' pada sistem: kenaikan tekanan yang lambat, operasi silinder tidak stabil, dan bahkan dorongan yang dihasilkan tidak mencukupi.
Pada saat yang sama, kontaminasi fluida hidrolik (seperti uap air, partikel) dapat merusak segel, menggores dinding dalam silinder, dan menghambat aliran minyak di saluran secara lancar.
�� Pemeliharaan poin-poin penting : Udara harus dibuang, dan fluida hidrolik harus bersih serta memenuhi persyaratan spesifikasi.
IV. Kerusakan Sistem Kontrol Elektrik
Sistem hidrolik modern sering kali terintegrasi erat dengan kontrol elektrik, seperti keluaran PLC yang mengendalikan katup arah, daya katup solenoid, dll. Jika transmisi sinyal kontrol gagal, kontak kabel buruk, atau modul kontrol bermasalah, silinder akan 'tidak dapat menerima instruksi'.
✔ Dianjurkan untuk memeriksa apakah parameter PLC, koneksi harness, dan status sensor berada dalam kondisi normal.
V. Keausan Segel atau Kerusakan Internal pada Silinder
Segel internal silinder (segel piston, segel batang) secara alami akan aus seiring waktu karena pemakaian. Begitu segel mengalami penuaan atau rusak, terjadi kebocoran internal, yang menyebabkan gaya silinder tidak mencukupi atau bahkan gagal beroperasi.
Selain itu, masalah mekanis seperti batang yang bengkok, goresan pada dinding dalam tabung silinder, dan macetnya piston juga dapat menyebabkan silinder 'gagal'.
�� Secara khusus, masalah segel merupakan salah satu penyebab paling umum dari kegagalan silinder hidrolik.
6. Penyumbatan saluran oli kembali atau hambatan berlebihan pada rangkaian kembali
Meskipun sistem memiliki tekanan, jika rangkaian kembali silinder oli tersumbat atau hambatannya terlalu besar, hal ini akan membatasi operasi normal silinder oli. Tidak mengalirnya oli hidrolik akan menyebabkan silinder hidrolik tidak dapat bergerak.
Dianjurkan untuk memeriksa apakah filter oli balik tersumbat, apakah ada kelengkungan atau kompresi pada pipa, dan lain sebagainya.
VII. Faktor Desain atau Pemasangan
Setelah menyingkirkan penyebab di atas, pertimbangkan masalah terkait desain atau pemasangan silinder:
✔ Pemilihan diameter silinder yang tidak tepat menyebabkan gaya yang dihasilkan tidak mencukupi
✔ Desain luas piston yang tidak rasional mengakibatkan luas efektif terlalu kecil
✔ Sudut atau posisi pemasangan yang salah menyebabkan beban lateral berlebihan
Semua faktor ini dapat memengaruhi operasi normal silinder.
�� RINGKASAN
Silinder hidrolik yang gagal berfungsi sering kali bukan disebabkan oleh satu faktor saja, melainkan kombinasi dari beberapa kemungkinan masalah.
Berikut ini adalah urutan prioritas untuk memeriksa kerusakan umum:
Periksa apakah tekanan sistem cukup
Periksa apakah katup pengarah beralih dengan normal
Periksa Minyak